Warga Pekanbaru Panik, Minta Pemerintah Buka Identitas Pasien Corona 

Warga Pekanbaru Panik, Minta Pemerintah Buka Identitas Pasien Corona 
Tim medis sedang menanggani pasien virus Corona.(int).

HARIANRIAU.CO - Setelah Walikota Pekanbaru Firdaus MT menyampaikan terkait adanya lima (5) orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, kepanikan muncul di masyarakat. Terutama di Kecamatan Tampan. Sebab, dari 5 pasien itu, dua orang beralamat di Kelurahan Sialang Munggu.

Rizal, warga Cipta Karya mempertanyakan sikap Walikota yang tidak menyebutkan secara detail alamat pasien positif corona tersebut. Hal itu tentu menimbulkan kecemasan dan kepanikan di masyarakat.

"Seperti yang saya baca di media online, katanya ada dua pasien corona di Sialang Munggu, tapi kok tak disebutkan alamat lengkapnya. Ada yang bilang di Cipta Karya, ada juga di Eka Tunggal, ada juga di sekitar Jalan Purwodadi atau dibelakang Gedung Riau Pos. Mana yang benar? Hampir semua warga yang saya jumpai, menjadi panik dengan kabar itu," ujar kontraktor ini, Minggu (5/4) seperti dilaporkan Riauin.

Hal senada juga disampaikan Edwar, warga Purwodadi. Menurutnya, pemerintah membuka identitas pasien yang terinfeksi virus Corona. Sehingga, masyarakat dapat mengetahui informasi itu dengan lengkap melalui media massa. 

"Kalau infonya jelas, tentu warga lebih waspada. Bisa jadi dia pernah berinteraksi dengan korban, sehingga pencegahan terhadap dirinya segera dilakukan. Penyakit Corona ini kan bukan aib, seperti virus HIV, Lepra atau lainnya. Kenapa harus ditutupi identitas pasien," ujar Pengacara ini.

Fadli, warga Perumahan Bumi Rizki Permai atau tepatnya di belakang RS Awal Bros Panam juga mempertanyakan sikap pemerintah yang menutupi identitas pasien corona.

"Kalau ditutupi, lebih banyak mudaratnya dari manfaatnya. Korban semakin bertambah. Wabah Corona ini kan sudah pendemik, kenapa harus ditutupi informasinya. Masyarakat berhak mengetahuinya," sebut mahasiswa Universitas Riau ini.

"Semakin dirahasiakan, bisa jadi akan menimbulkan bencana bagi negeri ini," tegasnya.

Menurutnya, apabila pemerintah memang serius melakukan pencegahan terhadap virus Corona ini, informasi terkait pasien harus dibuka selebar-lebarnya. 

"Kalau ditutupi, ini jelas melanggar UU Keterbukaan Informasi. Itu hak warga. Apalagi Civid-19 bukan penyakit  yang memalukan korbannya, seperti Aids atau penyakit kelamin," jelasnya.

"Waktu Menteri Perhubungan positif terjangkit virus Corona, semua media nasional memberitakan. Tapi kalau warga biasa kok ditutupi? Kok beda perlakuannya?," tanya Fadli.

Seperti diberitakan, dua pasien positif corona di Kota Pekanbaru bertempat tinggal di Kelurahan Sialang Munggu Kecamatan Tampan. Keduanya diberi nomor 04 dan 05, masing-masing Nyonya R (58) dan Tuan S (47).

Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus MT dalam jumpa pers di Pekanbaru, Sabtu (4/4/2020), mengatakan pihaknya sedang melakukan tindakan terhadap pasien dan keluarganya sesuai protap yang sudah ditetapkan.

Firdaus mengatakan, pasien positif corona terdata berjumlah 5 orang sampai saat ini. Jumlah pasien positif bertambah 1 orang dari jumlahnya sebelumnya hanya 4 orang.

"Terakhir baru kami ketahui setelah mendapatkan laporan pada pukul 17.00 WIB petang kemarin bahwa ada pasien 05. Saat ini, pasien tersebut sudah dirawat di RSUD Arifin Achmad," jelasnya.

Dalam kesempatan itu Walikota menjelaskan lima pasien positif Corona yang berada di Pekanbaru. Kelimanya tersebar di empat kecamatan.

Masing-masing adalah pasien positif 01, Tuan MF (63), warga Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya. Pasien 01 sudah sembuh dan telah kembali ke keluarganya.

Pasien positif 02 yaitu Tuan AH (45), warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan Damai. Sebelumnya, pasien 02 tinggal di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan.

Pasien 03 adalah Tuan TS (31), warga Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya. Saat ini, pasien sedang diisolasi di RSUD Arifin Achmad.

Pasien 04 adalah Nyonya R (58). Warga Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.

"Saat ini, pasien juga sedang menjalani isolasi di RSUD Arifin Achmad," sebut Firdaus.

Sedangkan pasien positif 05 berinisial Tuan SS (47). Pasien ini beralamat di Kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan. 

"Jadi, ada lima orang yang positif saat ini. Dua orang berdomisili di Kecamatan Tampan, satu Kecamatan Bukit Raya, satu di Kecamatan Marpoyan Damai dan satu di Kecamatan Tenayan Raya," tutur Firdaus.

Halaman :

Berita Lainnya

Index